Mereka Bicara Salafy n Wahabi

nGumpulin Tulisan Menyorot Salafy Wahabi

Abu Salafy Dialog Dengan Blogger Wahabi/Salafy Abu Jauza “Hadis Melihat Tuhan” (2)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada November 3, 2009

Bantahan Atas Abu Jauzâ’ Dan Para Wahhâbiyyûn-Mujassimûn Musyabbihûn! (2)

Bincang Bersama Abu Jauza -Hadis Melihat Tuhan- (2)

Kaidah Kedua:

Kedua, Seperti diketahui para santri yang rajin bergelut dalam dunia ilmu hadis, apalagi Pakar dan Ahli Hadis bahwa bisa jadi sebuah hadis itu dari sisi sanadnya shahih; sanadnya bersambung melalui perantara para perawi yang adil dan punya dhabth/ketepatan hafalan, akan tetapi ia sebenarnya sedang mengidap penyakit, illah atau mengalami keganjilan, syudzûdz.

Biasanya adanya keganjilan dan penyakit itu hanya diketahui oleh pakar Ahli Hadis yang memiliki ketelitian tinggi. Adapun selain mereka, pasti akan kesulitan mengidentifikasi adanya cacat tersembunyi tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Berdialog Dengan Bloger Wahabi, Imam Wahabi, Kajian Hadis, Manhaj, Mengenal Imam Wahabi | Leave a Comment »

Abu Salafy Dialog Dengan Blogger Wahabi/Salafy Abu Jauza “Hadis Melihat Tuhan” (1)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada November 1, 2009

Bantahan Atas Abu Jauzâ’ Dan Para Wahhâbiyyûn-Mujassimûn Musyabbihûn! (1)

SUMBER: http://abusalafy.wordpress.com

Bincang Bersama Abu Jauza -Hadis Melihat Tuhan- (1)

Mukaddimah Penting!

Dalam memahami konsep akidah ketuhanan diperlukan metode yang benar dan logika sehat yang bertanggung jawab! Tanpanya kita pasti akan terjebak dalam kerancuan berpikir dan penyimpangan dalam kesimpulan.

Dan hal ini sepertinya yang kurang diperhatikan oleh kaum Wahhabiyah –baik para ulamanya apalagi para mukallidnya hanya pandai menyanyikan lagu sumbang para masyâikh tanpa kefahaman dan nalar sehat!

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Berdialog Dengan Bloger Wahabi, Kajian Hadis, Manhaj, Mengenal Imam Wahabi | 1 Komentar »

Membongkar Kerancuan Teologi Salafi

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada November 1, 2009

Membongkar Kerancuan Teologi Salafi

SUMBER: laskarmlangi.web.id

Resensi Buku: “Madzhab Al Asy’Ari”

maszhab_al-asyariPuritan, rigid, tidak toleran serta tidak menghargai perbedaan, kiranya tidak berlebihan jika Khaled Abou el-Fadl menyematkan stigma tersebut kepada aliran Wahabi. Sekte yang hingga saat ini menjadi aliran resmi negara Saudi Arabia. Dari awal kelahirannya hingga dewasa ini, golongan yang dinisbatkan kepada nama pendirinya, yakni Syeikh Muhammad ibn Abdul Wahhab (1792 M) seakan tidak lepas dari kontroversi, baik dari sisi ajaran hingga metode penyebarannya. Bahkan as-Shawi (1825 M) seorang ulama ahli hukum bermadzhab Maliki menyebut golongan Wahabi sebagai “Khawarij Modern” karena sering mengkafirkan sesama muslim yang tidak sefaham.

Nahdhatul Ulama (NU) sebagai organisasi keagamaan berideologi Ahlussunnah wal Jamaah yang mengikuti pemikiran Al-Asy’ari seakan tiada henti menjadi sasaran takfir (pengkafiran) dan tuduhan bid’ah dari aliran reinkarnasi Wahabi, yakni aliran Salafi. Mereka mengklaim jika merekalah golongan Ahlussunnah wal Jamaah yang sebenarnya. Akidah Asy’ariyah NU dianggap tidak sesuai dengan ajaran salafus salih, bahkan dianggap sesat. Fenomena ini membuat gerah para ulama-ulama NU, sehingga berupaya menangkis tuduhan-tuduhan tidak berdasar tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Manhaj, Tauhid dan Syirik | Leave a Comment »

Salafy Vs Salafy: -Salafi, Ja’far dan Gerakan “Radikal”-

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada Oktober 31, 2009

Salafy Vs Salafy: -Salafi, Ja’far dan Gerakan “Radikal”-

SUMBER: http://swaramuslim.net/printerfriendly.php?id=6157_0_1_0_C

Oleh: Tohir Bawazir *

(*Penulis adalah pengamat gerakan dakwah)

Di saat warga Palestina dibantai, Syeikh Shalih Al Luhaidan melarang umat berdemo. Ada pula yang sering menyebut ‘khawarij’ saudaranya

alluhaidanCukup menghentakkan hati kita, tatkala banyak saudara kita dibantai secara biadap oleh Zionis-Israel, tiba-tiba keluar pernyataan fatwa haramnya demonstrasi membela Palestina. Pernyataan mengagetkan ini, pertama kali dikeluarkan ulama salafi asal Saudi, Syeikh Shalih Al Luhaidan.

Syeikh Shalih Al Luhaidan, yang tak lain Ketua Majelis Al A’la li Al Qadha’ Arab Saudi ini mengatakan, bahwa demonstrasi yang terjadi di jalanan Arab untuk membela warga Gaza termasuk membuat “fasad fi Al Ardhi“ alias kerusakan di muka bumi.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Manhaj, Wahabi Dan Khawarij | Leave a Comment »

Ibnu Taimiyah dan Khawarij

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada Oktober 25, 2009

Ibnu Taimiyah dan Khawarij

Sumber Tulisan: Salafy Indonesia

Bagaimana mungkin manusia pembela kelompok sesat versi Rasulullah –yaitu Khawarij- dianggap sebagai Imam para pengikut ajaran Salaf Saleh? Bahkan yang lebih aneh lagi, Ibnu Taimiyah yang memuji Khawarij semacam itu –padahal Rasul Islam mencela mereka- masih saja digelari dengan sebutan ‘Syeikh Islam’? Apakah tidak lebih baik diganti dengan ‘Syeikh Khawarij’, karena pembelaannya terhadap Khawarij dan pertentangannya dengan celaan Rasul atas Khawarij?

——————————————-

-Ibnu Taimiyah dan Khawarij-

Khawarij adalah kelompok sesat yang muncul di awal-awal kemunculan Islam. Dalam beberapa hadis yang dapat disinyalir dalam kitab-kitab standart Ahlusunah wal Jamaah disebutkan bahwa Rasulullah saw -sebelum kemunculan kelompok sesat ini- pun telah mendapat kabar dari Allah swt akan kemunculannya, pasca wafat beliau. Atas dasar itu, celaan dan laknat Rasul terhadap kelompok tersebut banyak kita jumpai dalam berbagai hadis. Itu semua sebagai bukti bahwa Rasulullah sangat membenci kelompok sesat tersebut. Dan dikarenakan apa yang diungkapkan Rasul bukan dari hawa nafsunya melainkan dari wahyu yang diturunkan maka celaan dan laknatan Rasul atas kelompok itupun harus juga kita lakukan, sebagai perwujudan dari ayat:

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Bloger Bicara Salafy, Ibnu Taymiah, Imam Wahabi, Manhaj | Leave a Comment »

Dialog Dengan Salafy/Wahabi Tentang Hadis Tawassul Malik Ad Daar (6)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada September 30, 2009

Shahih Hadis Malik Ad Daar, Menyingkap Kerapuhan Hujjah Salafy Inqitha’ Abu Shalih Dari Malik Ad Daar

SUMBER TULISAN: secondprince.wordpress.com

Penulis: J Algar

Shahih Hadis Malik Ad Daar, Menyingkap Kerapuhan Hujjah Salafy Inqitha’ Abu Shalih Dari Malik Ad Daar

Segala puji bagi Allah SWT, akhirnya saya bisa menyempatkan diri meneruskan pembahasan tentang kedudukan Hadis Malik Ad Daar. Telah sampai kepada saya jawaban dari saudara yang terhormat yaitu Kelemahan Riwayat Malik Ad Daar Dialog IV sebagai tanggapan atas tulisan saya sebelumnya Shahih Hadis Malik Ad Daar : Menjawab Syubhat Inqitha’ Abu Shalih dari Malik. Pernyataan saudara penulis yang saya tanggapi akan saya cetak biru.

Semakin saya baca, semakin tidak mengena dan mengada-ada dalam pembelaan terhadap tashhiih riwayat Maalik Ad-Daar ini.

Silakan saja mempersepsi begitu, padahal sebenarnya jika anda adil menilai diri anda seperti anda menilai saya maka andapun juga akan mendapati bahwa anda lebih mengada-ada dalam mendhaifkan hadis Malik Ad Daar. Mari saya ingatkan kembali, pembahasan saya yang panjang-panjang itu adalah untuk menunjukkan kepada anda bahwa kemungkinan yang paling rajih adalah Tidak ada Inqitha’ antara Abu Shalih dan Malik Ad Daar. Bukankah dari awal yang kita bicarakan ini adalah kemungkinan yang rajih tetapi anehnya semakin jauh kesan yang saya dapat adalah anda menekan saya agar menunjukkan kepastian penyimakan Abu Shalih dari Malik. Kalau anda maunya yang pasti-pasti maka diskusi kita cukupkan saja, karena saya pribadi tidak bisa memastikan apa yang anda kehendaki. Tetapi jika yang dimaksud adalah kemungkinan yang rajih maka kembali akan saya tunjukkan bahwa Abu Shalih mendengar hadis dari Malik Ad Daar.


Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Berdialog Dengan Bloger Wahabi, Bloger Bicara Salafy, Kajian Hadis, Manhaj | Leave a Comment »

Dialog Dengan Salafy/Wahabi Tentang Hadis Tawassul Malik Ad Daar (5)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada September 30, 2009

Shahih Hadis Malik Ad Daar : Menjawab Syubhat Inqitha’ Abu Shalih dari Malik Ad Daar

SUMBER TULISAN: secondprince.wordpress.com

Penulis: J Algar

Shahih Hadis Malik Ad Daar : Menjawab Syubhat Inqitha’ Abu Shalih dari Malik

Ternyata lama menghilang di dunia maya membuat saya ketinggalan banyak hal diantaranya tanggapan terhadap tulisan-tulisan saya. Masih seputar hadis tawassul, (tentu tanpa diiringi niat mau menang sendiri) saya dapat cukup bersabar untuk terus berdialog mengenai keshahihan hadis Malik. Saudara yang saya hormati itu telah kembali menanggapi tulisan saya dalam tulisannya http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/04/kelemahan-riwayat-maalik-ad-daar-dialog_20.html.

Saya telah membacanya dan mendapati ternyata beliau masih tetap berkeras pada pendiriannya yang saya anggap keliru. Setelah membaca tulisan saya, beliau mengatakan

tetap saja saya tidak merasa puas akan jawabannya. Pernyataannya hanya berkisar pada “keyakinan” terhadap satu kemungkinan yang tidak didapatkan qarinah dalam perajihan.

Padahal dalam tulisan saya yang lalu telah saya sebutkan qarinah yang dimaksud,  sayang sekali ternyata hal itu belum memuaskan beliau. Memang puas atau tidak puas relative sifatnya, kita terkadang lebih puas dengan apa yang kita yakini daripada keyakinan orang lain, kita terkadang menetapkan standar yang tinggi bagi orang lain padahal kita sendiripun tidak dapat memenuhi standar tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Berdialog Dengan Bloger Wahabi, Bloger Bicara Salafy, Kajian Hadis, Manhaj | Leave a Comment »

Dialog Dengan Salafy/Wahabi Tentang Hadis Tawassul Malik Ad Daar (4)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada September 30, 2009

Shahih Hadis Tawassul Malik Ad Daar : Jawaban Atas Matan Dengan Perawi Mubham

SUMBER TULISAN: secondprince.wordpress.com

Penulis: J Algar

Hadis Malik Ad Daar Mubham

Anda mengatakan

Saya katakan : Perkataan Anda bahwa tidak ada keraguan mengenai sanad hadits tersebut telah lalu penjelasan akan kekeliruannya. Adapun tentang mubham, maka yang Anda katakan tidaklah mutlak. Perawi mubham tidaklah memberikan pengaruh terhadap riwayat jika ia tidak membawakan riwayat, kisah, dan yang sejenisnya dalam matan. Namun jika ia membawakan satu riwayat, kisah, dan yang sejenisnya; maka ini perlu dilihat.

Telah berlalu pula penjelasan saya akan kekeliruan anda. Adapun tentang mubham maka dalam hadis di atas ternyata tidak hanya memuat perkataan perawi mubham. Dalam matannya apa yang dibawa perawi mubham adalah mimpinya dimana ia mengadukan mimpinya kepada Khalifah Umar RA. Mari kita analisis dengan cermat. Malik Ad Daar, Perawi Mubham dan Khalifah Umar berada pada satu masa. Ini sudah sangat jelas. Dalam hadis di atas kita dapati

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Berdialog Dengan Bloger Wahabi, Bloger Bicara Salafy, Kajian Hadis, Manhaj | Leave a Comment »

Dialog Dengan Salafy/Wahabi Tentang Hadis Tawassul Malik Ad Daar (3)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada September 30, 2009

Shahih Hadis Tawassul Malik Ad Daar : Jawaban Atas Tuduhan Malik Ad Daar Majhul

SUMBER TULISAN: secondprince.wordpress.com

Penulis: J Algar

Analisis Majhulnya Malik Ad Daar

Dalam tulisan saya yang lalu saya telah menolak predikat majhul yang disematkan kepada Malik Ad Daar yang kemudian ditanggapi oleh saudara penulis sebagai kekurangcermatan saya. Saya akan memulai penjelasan saya dengan tanggapan terhadap pernyataan Syaikh Al Albani.

kebenaran kisah ini tidak dapat diterima, karena Maalik Ad-Daar ini tidak dikenal kejujuran dan kekuatan hafalannya. Sedangkan dua persyaratan ini sangat esensial di dalam setiap sanad yang shahih, sebagaimana ditetapkan di dalam ilmu Mushthalah Hadiits.

Akan ditunjukkan nanti bahwa Syaikh keliru, cukuplah disini saya katakan bahwa orang yang dituduh Syaikh Al Albani kalau bukan seorang tabiin senior maka ia adalah sahabat Nabi. Dan telah jelas bahwa menurut salafy sendiri sahabat dan tabiin senior adalah manusia yang paling baik. Jadi kesaksian mereka jauh lebih baik dari orang setelah mereka, begitukah?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Berdialog Dengan Bloger Wahabi, Bloger Bicara Salafy, Kajian Hadis, Manhaj | Leave a Comment »

Dialog Dengan Salafy/Wahabi Tentang Hadis Tawassul Malik Ad Daar (2)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada September 30, 2009

Shahih Hadis Tawassul Malik Ad Dar : Jawaban Atas Inqitha’ Abu Shalih Dari Malik Ad Daar

SUMBER TULISAN: secondprince.wordpress.com

Penulis: J Algar

Ternyata tulisan “Analisis Hadis Tawasul” yang saya buat malas-malasan itu telah ditanggapi balik di Kelemahan-riwayat-maalik-ad-daar-dialog. Saya ucapkan terimakasih atas tanggapannya dan tentu tanpa mengurangi rasa hormat saya dengan anda maka izinkanlah saya menyampaikan jawaban untuk meluruskan apa yang saya anggap kekeliruan anda. Tulisan penulis tersebut adalah yang saya blockquote

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Berdialog Dengan Bloger Wahabi, Bloger Bicara Salafy, Kajian Hadis, Manhaj | Leave a Comment »

Dialog Dengan Salafy/Wahabi Tentang Hadis Tawassul Malik Ad Daar (1)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada September 30, 2009

Analisis Hadis Tawassul Malik Ad Daar

SUMBER TULISAN: secondprince.wordpress.com

Penulis: J Algar

Muqaddimah

Perkara tawasul sudah menjadi hal kontroversial sejak dulu. Dari yang mengharamkannya secara mutlak yaitu para salafiyun sampai kepada yang membolehkannya secara mutlak yaitu sebagian besar ahlussunnah. Kedua belah pihak memiliki dalil masing-masing dan tulisan kali ini ditujukan untuk menganalisis sebagian dalil yang sering diributkan oleh kedua belah pihak. Sebelumnya saya selalu mengingatkan kepada kita semua bahwa apapun kesimpulan yang dicapai hendaknya disikapi dengan wajar. Perbedaan ada untuk diterima dan disikapi dengan baik. Berbedalah dengan cara yang lurus.

Salah satu hadis yang dijadikan dalil tawasul adalah Hadis Malik Ad Daar . Hadis ini menceritakan kisah seorang laki-laki di zaman pemerintahan Umar  yang sedang  mengalami kemarau berkepanjangan. Orang tersebut datang ke makam Rasulullah SAW dan meminta agar Rasulullah SAW memohon hujan kepada Allah SWT. Kemudian orang tersebut bermimpi bertemu Rasulullah SAW yang mengabarkan bahwa hujan akan diturunkan.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Berdialog Dengan Bloger Wahabi, Bloger Bicara Salafy, Kajian Hadis, Manhaj | Leave a Comment »

Salafy/Wahhabi Memalsu Kitab “Hasyiyah Al Allamah Al Showi Ala Tafsir Al Jalalain”

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada Agustus 5, 2009

Hati-hati, Pemalsuan Kitab, Bag 1

SUMBER: http://abdurrahmanbinsaid.wordpress.com/2009/01/09/hati-hati-pemalsuan-kitab-bagian-1/

Sebagaimana posting yang lalu, tentang bahasa “fatwa” Wahhabi yang sangat tergantung dengan kebijakan politik kerajaan Saudi (read here, with the comment). mungkin itu yang terjadi pada “pemalsuan” sekian Kitab Turats bermanhaj Ahlu as-Sunnah wa al-Jama’ah. Berikut ini adalah beberapa bukuti pemalsuan itu, yang berhasil saya telusuri dari beberapa situs.

Pemalsuan Kitab Tafsir  Al-Showi

Nama Kitab : Hasyiyah al-Allamah Al-Showi ‘ala Tafsir Al-Jalalain

Pengarang : Ahmad Ibn Muhammad Al-Showi Al-Maliki (w. 1241)

Pemalsu : Kelompok Wahhabi

Tujuan : Menghilangkan jatidiri Wahhabi sebagai “hizbu as-syaithan”.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Manhaj, Pemalsuan Kitab Oleh Wahabi/Salafy, Pemalsuan Salafy/Wahabi | 2 Komentar »

Imam Agung Salafy/Wahabi Bin Baz: Boleh Kawin Dengan Niat “Nipu” (Berbohong)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada Juli 20, 2009

Jika anda ingin kawin tapi belum siap baik secara finansial atau hal-hal yang lain, lalu apa caranya agar anda tetap bisa kawin dengan mudah? Kawin kontrak atau mut’ah? tentu haram dong hukumnya! lalu apa ya?

Anda tak usah bingung dan repot memikirkannya karena juru fatwa Imam Agung Salafy/Wahabi Syekh Bin Bazz telah menemukan cara memecahkan masalah yang pelik ini. kawini saja anak orang, baik sehari, dua hari atau berapa hari terserah anda, setelah itu cari alasan dan ceraikan istri anda itu, habis perkara! Tapi DENGAN SYARAT JANGAN ANDA KATAKAN KEPADA CALON ISTRI (yang malang tersebut) ATAU CALON MERTUA ANDA TENTANG NIAT ANDA UNTUK MENCERAIKANNYA SETELAH ANDA NIKMATI ( alias anda harus berbohong atau menipu lah ). atau dengan bahasa santun Syekh bin Bazz dikatakan “Kawin Dengan Niat Talak” !!!

Kawin seperti ini menurut Syekh bin Bazz “HALAL” hukumnya! Blogger ABU SALAFY telah mengungkap fatwa ini dengan disertai scan dari kumpulan fatwa Bin Bazz “Majmuk Fatawa oleh Ibin Baz, Jilid 4, hal 29-30 cetakan Riyadh – Saudi Arabia, Tahun 1411/1990″

Selanjutnya anda saya persilahkan menikmati tulisan Abu Salafy dibawah ini:

  Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Tak Berkategori | 4 Komentar »

Akhirnya Raja Abdullah Memecat Ulama Wahabi Yang Mengharamkan Demo Dukung Hamas

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada Februari 28, 2009

rajaabdullahRaja Abdullah lagi toast dengan George Bush

Akhirnya Raja Arab Saudi Abdullah Memecat Sheikh Saleh al-Luhaidan yang baru-baru ini mengeluarkan fatwa kontroversial dan aneh yaitu “haram demo dukung hamas dan anti Israel” serta beberapa ulama sejenis lainnya, sudah disinyalir bahwa secara rahasia Saudi Arabia telah melakukan kerja sama dengan negara rezim zionist yahudi, diplomasi rahasia ini dipelopoei oleh bekas duta Arab Saudi di AS Pangeran Bandar bin Sulthan yang dikenal dengan sebuta Bandar Bush karena dekatnya hubungan dengan mantan presiden Amerika Gerge Bush.

Entah kenapa Raja memecat ulama-ulama ini, apa khawatir bahwa hubungan Saudi atau Wahhabi/Salafy dengan Israel akan lebih tampak kepermukaan? Wallahu A’lam

bicarasalafy.wordpress.com

________________________________________________________

Perombakan Pemerintah Arab Saudi Dipuji Sebagai “Berani”

SUMBER ARTIKEL: ANTARA

Riyadh, (ANTARA News) – Masyarakat Arab Saudi, Ahad, menyambut gembira perombakan luas pemerintah oleh Raja Abdullah sebagai langkan berani ke depan, satu hari setelah ia memecat dua tokoh agama konservatif dan menunjuk wanita menteri pertama di negara itu.

“Pembaruan yang berani,” surat kabar Al-Hayat mengatakan dalam berita utamanya seperti diberitakan AFP. Saudi Gazette menyatakan perombakan itu merupakan “dorongan bagi pembaruan” di kerajaan Muslim tersebut.

“Segalanya fantastis. Inilah yang telah kami perjuangkan,” kata Ibrahim Mugaiteeb, pemimpin Human Rights First Society, yang telah berjuang melawan pemerintah dalam isu HAM.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Mengenal Imam Wahabi, Pensesatan Wahabi | 23 Komentar »

Pro dan Kontra Hadis Terpecahnya Umat Islam Menjadi 73 Firqah!(3)

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada Februari 28, 2009

Pro dan Kontra Hadis Terpecahnya Umat Islam Menjadi 73 Firqoh (3)

SUMBER ARTIKEL: http://abusalafy.wordpress.com/

Pebedaan dan Perpecahan di tengah-tengah Umat Islam.

Adapun tentang perbedaan di antara mazhab-mazhab dan firqah-firqah seputar masalah-masalah furû’ (rincian), baik furû’ dalam akidah maupun furû’ dalam fikih atau masalah-masalah lain, itu semua tidak menyebabkan dibolehkannya bermusuhan, berpecah dan saling menohok. Apa yang dilakukan sebagian orang di masa lalu dan juga sekarang, dengan bersekutu dengan musuh-musuh Allah; saling bermesraan dan mendukung, sementara perbedaan kita dengan mereka itu adalah sangat mendasar dalam dasar,ushûl akidah. Tetapi sangat disayangkan, sebagian dari kita memandang saudara seagamanya sebagai musuh yang harus dieyahkan. Semua ini membuktikan kebodohan tentang agama dan keyakinan tidak lain, atau berkuasanya hawa nafsu dan syahwat jahat dalam jiwa serta kecintaan kepada dunia, atau kerana kedua sebab di atas! Semoga Allah menyelamatkan kita semua dari kejahatan itu, amîn.

Imam ar-Râghib al-Ishfahâni dalam kitab al-Mufradât-nya menjelaskan:

الاختلاف والمخالفة أن يأخذ كل واحد طريقاً غير الآخر في حاله أو قولـه ، والخلاف أعم من الضد لأنَّ كل ضدين مختلفان وليس كل مختلفين ضدين ، ولما كان الاختلاف بين الناس في القول قد يقتضي التنازع استعير ذلك للمنازعة والمجادلــة.

“Kata الاختلاف والمخالفة maknanya ialah setiap orang mengambil jalan yang berbeda dengan jalan lainnya, dalam keadaan dan pendapatnya. Kata الخلاف memiliki makna lebih umum dari kata الضد (lawan), sebab setiap yang berlawanan pasti berbeda, tetapi tidak setiap yang berbeda itu berlawanan. Dan kerena perbedaan di antara manusia dalam pendapat itu menyebabkan perselisihan, maka kata الاختلاف dipinjam untuk makna perselisihan dan perdebatan.”

Jadi الاختلاف (perbedaan) itu ada yang sah-sah saja dan bahkan terpuji, dan ada juga yang tercela dan dilarang. Dalam Al Qur’an dan Sunnah yang shahihah kedua bentuk itu telah disitir. Di bawah ini, kami akan sebutkan masing-masing dari bentuk الاختلاف itu.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aqidah, Kajian Hadis, Manhaj | 1 Komentar »