Mereka Bicara Salafy & Wahabi

nGumpulin Tulisan Menyorot Salafy Wahabi

Korban Fitnah Blogger Wahabi: Mohon Saran

Posted by bicarasalafy pada Mei 14, 2008

Sesuai judul blog ini “Mereka Bicara Salafy n Wahabi”, kami berusaha mengumpulkan tulisan para blogger tentang wahabi dan salafy, kali ini kami copy-pastekan dua tulisan blogger M. Shodiq Mustika yang merasa menjadi korban Fitnah dedengkot penegak kebenaran atau kalo boleh meminjam istilahnya Abu Salafy mereka itu kan “Pasukan Garda Pengawal Tauhid” jadi kalo ada yang mereka pandang salah harus di jewer dan di hukum.

_____________________

Korban Fitnah Mohon Saran

Sumber: http://muhshodiq.wordpress.com/

Ternyata fitnah memang lebih kejam drpd pembunuhan (QS 2: 191, 217). Rasanya pediiiih banget. Jauh lebih menyakitkan ketimbang disunat. Jauh lebih menyesakkan dada daripada ketika terjebak rayuan maut. Begini ceritanya…

Beberapa hari yg lalu, Abdurrahman Sarijan menulis artikel berisi tudingan bahwa aku adalah PENIPU (dan perusak syariat Islam) yang mengatasnamakan Imam Bukhari. Tudingan ini didukung sepenuhnya oleh Antosalafy. Dengan kata lain, dua orang yang katanya “salafi” ini menuduhku MENYEBARKAN HADITS PALSU dan mencatut nama Imam Bukhari. Masya’Allaaah… Padahal, aku cuman ngutip kata-kata Syaikh Yusuf Qardhawi yang berlandaskan pada hadits Bukhari yang dipermasalahkan itu.

Tak lama berselang, aku tunjukin bukti kelirunya tuduhan mereka. Aku pun menuntut artikel tsb diralat. Namun, tuntutanku ini nggak dipenuhi. Artikel yg berisi fitnah tsb kini cuma “disembunyikan”.

Ya Allaah… Hatiku terasa tersayat-sayat. Aku merasa dizalimi. Kurasa, kedua orang itu kurang adil. Kata-kata mereka yang memfitnah aku itu telah dibaca banyak orang. Mengapa kedua orang itu tidak meralat dan menyampaikan ralat itu kepada semua orang yang pernah menyimak fitnah tsb? Mengapa mereka diam membisu seolah tak pernah terjadi apa-apa?

Wahai pembaca, aku mohon saran. Apa yang sebaiknya kulakukan?

  • Meminta MUI menetapkan fatwa bahwa “salafi” tergolong aliran sesat?
  • Menuntut ganti-rugi immaterial sebesar 2 milyar rupiah, deal or no deal?
  • Memaksa kedua orang “salafi” tsb menulis “pengakuan bersalah, permohonan maaf, dan tekad takkan mengulangi fitnah” di 100 blog WP yg paling ngetop?
  • Memohon guru-guru spiritualku mengusir kedua orang “salafi” tsb dari dunia maya (internet)?
  • Atau apa?

Pliiizz…. Beri aku saran ‘tuk sembuhkan luka hati ini.

_______________________

Dibawah ini tulisan M. Shodiq Mustika yang kedua (lanjutan)

_______________________

Pesan Terakhir Untuk Sang Ahli Agama

Sumber: http://muhshodiq.wordpress.com/

Update 10 Nov 2007:

Ketidaklogisan mereka dalam berargumentasi menyebabkan saya tidak bisa berdiskusi dengan mereka. Nggak nyambung! Inilah alasan teknis di balik keputusan saya dalam menyampaikan “pesan terakhir” kepada mereka. (Kami berterima kasih kepada Sdr. Amed yang telah memberitahukan kepada kami siapa itu antosalafy. Pemberitahuannya menjadikan kami bisa lebih ‘memaklumi’ sikapnya.)————Naskah semula:

Pesan terakhir untuk Abdurrahman Sarijan, Antosalafy, dkk:

Sudah kami perhatikan bagaimana sikap kalian (Abdurrahman Sarijan yang didukung Antosalafy dkk) dalam kasus fitnah kalian terhadap kami, M Shodiq Mustika. Ingin rasanya kami menyaksikan sikap ukhuwah dari kalian terhadap kami. Sayang sekali, keinginan kami ini tak terpenuhi.

Yang kami saksikan, kalian tidak saja berkelit dari tanggung jawab atas perbuatan fitnah kalian yang telah lalu. Kini pun kalian tampak berusaha melancarkan fitnah baru dengan modus operandi seperti pada kasus terdahulu.

Di artikel terbaru kalian yang kami baca, di dalamnya kami saksikan begitu banyak kesalahpahaman kalian dalam membaca tulisan kami di situs kami. Untuk introspeksi, kami berpikiran: “Inilah kelemahan kami selaku penulis yang belum mampu menulis kata-kata ’sempurna’ yang takkan disalahpahami pembaca.”

Untuk ekstrospeksi, besarlah hasrat kami untuk menangkis kembali fitnah dari kalian sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus terdahulu. Kami tak ingin kalian menambah dosa melalui fitnah dan fitnah lagi. Bagaimanapun, kami memandang kalian sebagai saudara sesama muslim.

Namun apa hendak di kata. Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Sumberdaya kami amatlah terbatas. Tidak semua urusan kami bisa kami tangani dengan sumberdaya yang terbatas ini.

Kami harus mengutamakan perkara yang lebih penting. Insya’Allah kami akan lebih memprioritaskan “orang awam” yang haus ilmu agama daripada “ahli agama” yang menolak perbedaan pendapat.

Semua sahabat kami menyarankan kami untuk bersabar saja dan menyerahkan perkara ini kepada Sang Mahaadil. Dan saran bagus tersebut kami terima.

Jadi, mulai sekarang, segala fitnah (dan ghibah) kalian mengenai kami, kami serahkan kepada Allah SWT. Bila memang perbuatan kalian itu dilandasi niat mulia, semoga Dia mengganjar kalian dengan pahala. Semoga pula Dia memberi hidayah-Nya kepada kalian, sehingga kalian tidak lagi melancarkan fitnah (dan ghibah) mengenai siapa pun. Akan tetapi, seandainya fitnah (dan ghibah) kalian itu dilandasi atau disertai hawa-nafsu kalian, maka sesungguhnya azab-Nya sangatlah dahsyat.

Akhirulkalam, sampai jumpa di Hari Pengadilan kelak, di hadapan Sang Mahaadil di akhirat!

=====================================

Tembusan: kurtubi, agorsiloku, itikkecil, Rien, Donny Reza, 2ndPrince, Aprina, blogkeimanan, telmark, Herianto, dalamhati, Mihael “D.B.” Ellinsworth, Sawali Tuhusetya, anggara, Dimas, Shelling Ford, alief, danalingga, erander, ichsanmufti, Sofwan, Kopral Geddoe, mathematicse, Amed, Agiek, dan semua pembaca lain yang mengetahui kasus fitnah tersebut di atas.

Satu Tanggapan to “Korban Fitnah Blogger Wahabi: Mohon Saran”

  1. silmikaffa said

    Anybody has recited the holy Qur’an today….?
    Tilawah yuk!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: