Mereka Bicara Salafy & Wahabi

nGumpulin Tulisan Menyorot Salafy Wahabi

Astaghfirullah! Menuntut Ilmu Selain “Ilmu Syar’i” Saja Sampai Dianggap Berdosa

Posted by bicarasalafy pada Desember 24, 2007

Astaghfirullah! Menuntut Ilmu Selain “Ilmu Syar’i” Saja Sampai Dianggap Berdosa

Ditulis Oleh: Bloger Ram Ram Muhammad 

http://aulahikmah.wordpress.com/2007/12/23/astaghfirullah-menuntut-ilmu-selain-ilmu-syari-saja-sampai-dianggap-berdosa/#comments

Bismillaahirrahmaanirrahim.

Ketika Dora Emon CS “disesatkan” dalam banyak postingan sekubu, saya masih agak bisa memaklumi pandangan tersebut, paling tidak dalam tinjauan manfaat dan madarat, sekalipun secara pribadi saya menilainya sebagai sesuatu yang sangat relatif.

 

Akan tetapi, beberapa menit sebelum menuliskan postingan ini saya menemukan iftitah (pembukaan atau pengantar) dalam beberapa “blog” yang membuat kening saya berkerut sampai kepala saya tidak berbentuk kepala sebagaimana mestinya, karena yang terlihat hanya kerutannya saja.  

Saya membaca kata pengantar yang isinya kurang lebih menyatakan jika yang bersangkutan bertaubat kepada Allah SWT karena “MENUNTUT ILMU YANG GHOIRU SYAR’I”. Pernyataan “bertaubat” atas illat “menuntut ilmu yang ghoiru syar’i” itulah yang saya persoalkan. Karena ketika seseorang mentaubati sesuatu yang telah dikerjakannya, maka ia menyadari bahwa perbuatannya tersebut salah, berdosa dan dibenci oleh Allah Azza Wajalla, sehingga ia merasa harus bertaubat.

Pertanyaan saya adalah, “Ilmu Ghoiru Syar’i” atau ilmu yang selain syariat itu apa saja, dan mengapa dihukumi sebagai ilmu yang mengakibatkan dosa jika mempelajarinya? Saya juga mempertanyakan hal ini kepada yang bersangkutan (bukan hanya satu orang, namun 3 situs), sayang semuanya dimoderasi.

Saya khawatir jika yang dimaksud dengan ilmu ghoiru syar’i itu adalah ilmu yang selain kajian ilmu agama (syariat), seperti halnya biologi, fisika, kimia, matematika, sospol, komunikasi, perpajakan, keuangan dan lain sebagainya. Kalau yang dimaksud adalah ilmu santet, teluh, sihir dan perdukunan saya setuju, tapi setahu saya tidak ada perguruan tinggi apalagi yang ‘ikatan dinas” yang membuka fakutas Dukunologi Jurusan Sihirulogi dan Teluhulogi!

Pantas pula jika saya sering mendengar ungkapan dari sebagian “mereka” bahwa belajar dengan sistem strata lalu mendapatkan gelar kesarjanaan termasuk hal yang bid’ah. Astagfirullaahal ‘adziim, sebegitu jumudkah akal fikirannya? Saudara bisa terbang menuntut ilmu ke Arab Saudi juga berkat ‘jasa” para ilmuwan yang mempelajari fisika, matematika dan cabang ilmu yang lainnya.

Saya cuma mengelus dada dan bergumam pelan… “keterlaluan..”

Satu Tanggapan to “Astaghfirullah! Menuntut Ilmu Selain “Ilmu Syar’i” Saja Sampai Dianggap Berdosa”

  1. *jingkrak-jingkrak*
    *elus-elus jenggodh pendek*
    Asyik euy, diarsipkan di sini…. 8)

    -bicarasalafy-
    ____________

    makasih sumbangannya pak, walo pake sistem “nyaplok” ha..ha..ha.. !
    doakan aja biar semangat terus ngumpulin dan mengarsipkan !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: