Mereka Bicara Salafy & Wahabi

nGumpulin Tulisan Menyorot Salafy Wahabi

Pembajakan Kitab: Penerbit Wahabi Hapus Pembahasan Tentang Tawashul

Posted by bicarasalafy pada November 14, 2010

Pembajakan Kitab: Penerbit Wahabi Hapus Pembahasan Tentang Tawashul

SUMBER: NU Online

Jakarta, NU Oline

Pembajakan kitab tidak hanya dilkukan oleh penerbit Darul Kutub Al-Ilmiyah di Lebanon terhadap kitab Sirajut Thalibin karya Syekh Ihsan Jampes. Belakangan diungkap beberapa manipulasi dalam kitab terbitan Timur Tengah yang beredar di Indonesia.

Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang KH Aziz Masyhuri mengungkapkan, dalam kitab Al-Adzkar terbitan Saudi Arabia, salah satu bagian penting yang menjelaskan tentang ajaran tentang berdoa dengan perantara atau tawashul sengaja dihapus, karena dianggap bertentangan dengan ajaran Wahabi. Padahal kitab yang dikaji di berbagai pesantren itu ditulis oleh ulama Sunni yang menganjurkan tawashul.

Saat berkunjung ke redaksi NU Online pertengahan bulan lalu, mantan ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) ini menuturkan, dirinya telah lama menemukan manipulasi itu, bahkan sejak awal awal tahun 2000.

Selain kitab Al-Adzkar, dalam kitab Tafsir Shawi, misalnya, ditengarai terjadi penmghapusan beberapa baris, sehingga memenggal isi pokok kitab tersebut.

Menurut Kiai Aziz, pihaknya sempat mengirumkan surat protes kepada pihak penerbit Saudi Arabia atas sepengatahuan Dr KH Agil Al Munawwar, menteri Agama saat itu, tetapi surat protes itu tidak pernah ditanggapi oleh mereka.

Ia menduga masih banyak kitab yang sisinya sudah diacak-acak seperti itu. Karenanya ia meminta PBNU dan kalangan pesantren untuk kritis terhadap keaslian kitab yang dikaji.

”Kita perlu terus mentashih kembali kitab-kitab yang akan dikaji di pesantren, agar tidak menyebabkan kepincangan dan kesesatan,” katanya

Sesepuh NU yang rajin menghimpun arsip NU ini juga berharap agar penyelidikan terhadap kasus pembajakan kitab Sirajut Thalibin sekaligus dijadikan momentum untuk mengkaji kitab yang ada, baik dari segi hak cipta maupun dari segi matan atau isinya agar bila terjadi penyimpangan bisa segera di luruskan.

“Ini salah  satu bentuk menjaga nilai-nilai Aswaja yang saat ini memang sedang banyak menghadapi tantangan baik dari kelompok liberal yang marak di kalangan muslim Timur Tengah, maupun rongrangan dari kelompok fundamentalis Islam sebagaimana dilakukan terhadap kitab Al-Adzkar tersebut,” katanya. (nam)

__________________________

POSTINGAN TERKAIT


 

About these ads

15 Tanggapan to “Pembajakan Kitab: Penerbit Wahabi Hapus Pembahasan Tentang Tawashul”

  1. Wong Ko Lutan said

    Demikianlah kelakuan Salafy Wahabi si tanduk Setan! http://ummatiummati.wordpress.com/2010/07/07/kebenaran-najd-riyadh-sebagai-tempat-keluarnya-tanduk-syaitan/#comment-1638

  2. Wijhatul Haqi said

    Tawashulnya ahlul bida’ sama dengan tawashulnya kaum myusrik kaum Qureys zaman dulu

    mereka sama2 meyakini org2 Sholih (para Nabi, Wali Gus, dsb sebagai perantara untuk cepat/mustajab terkabulnya do’a mereka.

    memreka bersimpuh lutut kepada penghuni kubur atau kepada berhala yg mereka buat sendiri kemudian kedua berhala baik kuburan maupun perhala org sholih yang telah meninggal itu sebagai sebab.maka pada asal hukum sama dan sangat nyata kesesatannya dan kesyikannya.
    dan keduanya juga sama2 kurang memurnikan ketaatan-Nya kepada Allah sehingga mereka lebih mantap dan kusyu’ sangat membutuhkan media (dengan) media kuburan dan media berhala na’uzubillahi minzalik
    Allah SWT menyindir mereka dalam fuirman-Nya;

    Allah berfirman: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikan shalatdan manunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS. Al Baiyyinah. 5).
    Allah berfirman “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rizki untukmu;
    KARENA ITU JANGANLAH KAMU MENGADAKAN SEKUTU-SEKUTU BAGI ALLAH PADAHAL KAMU MENGETAHUINYA.
    sebenarnya ayat ini sudah cukup untuk mengingatkan mereka bagi org yang hidup mata hatinya akan tetapi hati org yang ditutup oleh debu kebatilan berat meninggalkannya kesesatan itu,
    inilah sebenarnya cukup bagi mereka azab di dunia.

  3. Wijhatul Haqi said

    1. Pembajakan Kitab: Penerbit Wahabi Hapus Pembahasan Tentang Tawashul.

    2. terbitan Saudi Arabia, salah satu bagian penting yang menjelaskan tentang ajaran tentang berdoa dengan perantara atau tawashul sengaja dihapus,

    3. Ini salah satu bentuk menjaga nilai-nilai Aswaja yang saat ini memang sedang banyak menghadapi tantangan baik dari kelompok liberal yang marak di kalangan muslim Timur Tengah, maupun rongrangan dari kelompok fundamentalis Islam sebagaimana dilakukan terhadap kitab Al-Adzkar tersebut,” katanya. (nam)

    Tanggapan
    1. Bukan masalah hapus dan tidak masalah memang sengaja mereka tidak dicantumkan dikarenakan hadist-hadist yang berkenaan dengan kebolehan tawasul kepada orang meninggal itu hadistnya tidak kuat aliyas lemah & palsu ini mereka lakukan demi tegaknya tauhid yang benar serta menjaga akidah umat agar selamat dunia akhirat.

    2. betul memang sengaja dihapus agar tidak menyesatkan umat seperti yang dilakukan oleh ahlul bida’ dengan perantaraan kuburan/mayat sebagai media mereka seperti cara beribadahnya agama paganisme. dan inilah mereka ahlussunnah berusaha meluruskan dari kepercayaan/agama pagan baik masa dahulu , sekarang dan akan datang. maka inilah bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap saudaranya agar slamat dunia dan akhiratnya.

    3. a. Para pembela tawashulkepada orang meninggal,mengatakan memreka selalu waspada terhadap pihak-pihak luar yang selalu membuat olah dan pengaruh sebuah keyakinan terhadap kemurnian ajaran ASWAJA’ maka kalau kita tilik ajaran mereka itu apakah betul-betul seperti apa yang bereka sangka tentunya malah sebaliknya justru lebih mendekati ajaran mitologi dan islam ini hanya sebatas postulat.
    b. mereka juga mengatakan bahwa JIL itu termasuk yang merusak kemurnian dan keaslian ASWAJA, maka bukannya JIL itu bertentangan tetapi kalau kita tinjau secara kritis dan selektif secara esensi sama bahkan JIL,lebih mendekati agama ini bersifat imiah dan dibandingkan dengan agama-agama pagan atau kurofat, sebab kaum JIL lebih mengedepankan cara peragama ini eksperimental dibandingkan dengan islam tradisional. meskipun saecara tinjauan islam Konservatif keduanya sama-sama sesat secara keumuman.
    c. Mereka juga mengakui bahwa islam sendiri adanya serta peran islam FUNDAMENTAL, ini sebagai hal yang positif sebeb dari mmakna sebuah nama dan esensi ajaranya otomatis telah mereka akui sebagai kebenaran, yakni kaaslian serta kemurniannya dari ajaran itu sendiri tetapi mereka mengingkarinya secara ligal formal (lisan/dhohir) mereka tetapi secara esensi (hati-hati) memeka tidak bisa bohong. kenapa mereka (dohir) mengingkarinya? ini disebabkan faktor X sebagaimana pengingkaran para penyembah berhala pada saat itu. mereka-mereka orang kafir Quryeis bukannya tidak percaya kepada Tuhan (Allah) Esa tetapi karena gensi dan sombong terhadap orang lain. sehingga kebenaran tidak bisa masuk aliyas mental.
    demikianlah para penyembah paganisme, masa dulu sekarang atau yang akan datang dari permasalahan ini secara subtansi sawaa ungkaana.

    • irsyad said

      irsyad / Amman.
      Seharusnya bukan dengan cara menghapus,cara seperti ini gak amanah.tapi tulis komentar/taklik akan masalah itu,demi menjaga keotentikan sebuah karya.anda buka roddul muhtar ilaa ad durrul mukhtar,karya imam ibnu abidin,ulama hanafi abad ke 10 hijriah,bab haji,disitu disebutkan tawassul ke Nabi dengan dalil yang beliau sebutkan,kalau kita tidak sependapat dengan beliau,ya jangan dihapus tapi tulis komentar mau mencaci maki terserah.dan jangan disamakan tawassul orang yang berilmu dengan orang awam.yang ada di kuburan2 wali di tanah jawa gak ragu lagi menyimpang dari ajaran Islam.apalagi beritikad kehebatan gus dur dan khurafat yang lain.dalam menyikapi perbedaan para ulama harus dhilangkan di hati sifat benci dan sok tahu,kita baca karya2 mereka.gak ada orang zaman sekarang yang bisa menyaingi ibnu hajar dengan fathul barynya.imam nawawi yang faqih muhaddits dengan kitab majmuknya,dan seluruh ulama2 kita dari berbagai mazhab.baca karya2 ibnu taymiyyah,seorang ulama cerdas yang gak ada tandingnya pada zaman sekarang.bukan dengan cara membajak dan maen hapus.setiap ucapan diambil dan si bantah kecuali ucapan Nabi SAw….

    • ozan said

      Bukan masalah hapus dan tidak masalah memang sengaja mereka tidak dicantumkan dikarenakan hadist-hadist yang berkenaan dengan kebolehan tawasul kepada orang meninggal itu hadistnya tidak kuat aliyas lemah & palsu ini mereka lakukan demi tegaknya tauhid yang benar serta menjaga akidah umat agar selamat dunia akhirat…

      Lucu dengernya…. hehehe, kalau seandainya landasan haditsnya lemah, toh kan bisa d kasih catatan kaki, atau keterangan….. g usah di hapus…

      sekarang kalamnya ulama’ di rubah2 di hapus2…. hadits nabi di dho’if2kan tanpa ada kejelasan takhrijul hadis yang dibarengi pengkajian2 dari segi ulumul hadits… belajarnya dari buku2 doang,, ustdaznya blog2 yang ga komperhensif…. pelan-pelan pasti akan ngelunjak deh, takutnya nanti Firman Allah di rubah2 lagi….. hati2 kebiasaan yahudi tuh….

  4. abah zahra said

    He..he..jadi gitu kerjaan wahabi…??? Ulama2 nya ga bisa bikin kitab bermutu…. isinya ngawur semua, contohnya albani, kitab hadisnya saling bertentangan….. sekarang malah membajak kitab ahlussunnah ….kasian amat. Emang gada akhlaknya … dari cara berbicara, sampe ga pegang amanah keilmuan, gada bagusnya tuh akhlak…. Kalo gentle ya ga usah ndompleng akhlusunah donk…. fair aja bilang keseluruh wahabi, jangan dibaca buku karya Syekh Ihsan Jampes, karena beliau seorang musyrik, bilang keseluruh wahabi, jangan dibaca buku karya Ibnu Hajar, karena beliau seorang asy’ariah yang sesat, bilang keseluruh wahabi, jangan ikuti Nabi SAAW, karena beliau seorang musyrik karena bertawasul, Naudzubillah… Saya do’akan mudah2an wahabi, khususnya ente wijhatul haq/wijharul himar, diberikan anak buah yang ga amanah, diberi istri yang ga amanah, diberi anak yang ga amanah, dikelilingi oleh para pengkhianat dan para munafik…. amin ya rabb…

  5. asrof said

    munkin mereka lebih pinter dari imam nawawi kali!?

  6. Abdullah said

    “Bukan masalah hapus dan tidak masalah memang sengaja mereka tidak dicantumkan dikarenakan hadist-hadist yang berkenaan dengan kebolehan tawasul kepada orang meninggal itu hadistnya tidak kuat aliyas lemah & palsu ini mereka lakukan demi tegaknya tauhid yang benar serta menjaga akidah umat agar selamat dunia akhirat.”

    Itulah kaum wahabi yang dungu.
    Akhirnya dia ngaku menghapus dan memanipulasi karya ulama.
    Alasannya hadits lemah dan palsu.
    Hebat bukan??? Bukankah itu pelecehan?
    Dia merasa dirinya lebih berilmu dari pada para ulama.
    Begitulah juga ibnu abdul wahab dan al albani.
    Mereka bahkan banyak melecehkan pendapat para ulama tabi’in yg sudah jelas keulamaannya.

  7. Iskandar said

    Wijhatul haqi nama aja ok tapi ilmu dangkal ganti aja namamu wajahku baki

  8. Mantan Kyai Quburiyyun said

    Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang YANG MENGAMBIL PELINDUNG selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka MELAINKAN SUPAYA MEREKA MENDEKATKAN KAMI kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.(QS. Az Zumar :3)

  9. abu sarrah said

    Sebagai tambahan Kitab adabulmufrad karangan Imam Bukahri juga dibajak..coba lihat yang terbitan saudi (sheikh Albani) shahihul adabulmufrad, pada bab tentang mencium tangan dan kaki Rasulullah Shalallahua’laihi wassalam, beberapa hadis dihilangkan, padahal kitab itu karangan Imam Bukhari. dan Imam Bukhari menempat kan hadis hadis tersebut ditempatkan dalam satu bab khusus yang berarti itu merupakan aqidah dari Imam Bukhari. mereka beralasan hadisnya dha’if, berarti Imam Bukhari mengamalkan hadis dha’if,dan dia berbuat bid’ah atau syirik dengan mencium tangan gurunya..
    Wallahua’lam bisawab.

  10. Panji Borneo said

    Seandainya Sayyid Muhammad Bin Alawi Almaliki masih hidup, pasti orang2 wahabi tidak akan berani kepada beliau karena wahabi selalu kalah berhujjah dengan beliau. Tidak ada yg berani melarang beliau bermajlis di rumah beliau. Tapi sekarang setelah beliau wafat wahabi sangat merajalela melarang aktifitas2 ummat Rasulullah ahlussunnah wal jama’ah yg tinggal di Mekkah.

    Ya Allah…..
    Berikanlah kepada kami ribuan ulama yg ke’aliman dan keshalihannya seperti keshalihan Sayyid Muhammad Bin Alawi agar para wahhabiyyun dimuka bumi ini musnah…
    Amien……….

  11. cerdas said

    Syi’ir Tanpo Waton (Bahasa Jawa) – Syair Tanpa Aturan.

    Astagfirullah robbal baroya…
    Astagfirulloh minal khootooya…
    Robbi zidni ‘ilmannaafii’a…
    ……Wawaffikni ‘amalansoliha…

    Yarosulalloh salammun’alaik…
    Yaarofi’asaaniwaddaaroji…
    ‘atfatayaji rotall ‘aalami…
    Yauhailaljuu diwaalkaromi…

    Ngawiti ingsun nglarasa syi’iran
    Kelawan muji maring pengeran
    Kang paring rohmat lan kenikmatan
    Rino wengine tanpo petungan 2X

    Duh bolo konco priyo wanito
    Ojo mung ngaji syare’at bloko
    Gur pinter ndongeng nulis lan moco
    Tembe mburine bakal sangsoro 2X

    Akeh kang apal Qur’an haditse
    Seneng ngafirke marang liyane
    Kafire dewe dak digatekke
    Yen isih kotor ati akale 2X

    Gampang kabujuk nafsu angkoro
    Ing pepaese gebyare ndunyo
    Iri lan meri sugihe tonggo
    Mulo atine peteng lan nistho 2X

    Ayo sedulur jo nglaleake
    Wajibe ngaji sak pranatane
    Nggo ngandelake iman tauhite
    Baguse sangu mulyo matine 2X

    Kang aran soleh bagus atine
    Kerono mapan seri ngelmune
    Laku thoriqot lan ma’rifate
    Ugo hakekot manjing rasane 2 X

    Alquran qodim wahyu minulyo
    Tanpo ditulis biso diwoco
    Iku wejangan guru waskito
    Den tancepake ing jero dodo 2X

    Kumantil ati lan pikiran
    Mrasuk ing badan kabeh jeroan
    Mu’jizat rosul dadi pedoman
    Minongko dalan manjinge iman 2 X

    Kelawan Alloh kang moho suci
    Kudu rangkulan rino lan wengi
    Ditirakati diriyadohi
    Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X

    Uripe ayem rumongso aman
    Dununge roso tondo yen iman
    Sabar narimo najan pas pasan
    Kabeh tinakdir saking pengeran 2X

    Kang anglakoni sakabehane
    Allah kang ngangkat drajate
    Senajan ashor toto dhohire
    Ananging mulyo maqom drajate 2X

    Lamun prasto ing pungkasane
    Ora kesasar roh lan sukmane
    Den gadang Allah swargo manggone
    Utuh mayite ugo ulese 2X

  12. wahabi suka melemahkan dan memalsukan hadist, padahal ulama lain yang lebih ahli bilang sebaliknya. jadi hadistnya saja terkadang selisih para ahli hadist tentang hukumnya. jadi kenapa harus didelete.

    dikit dikit thadhir
    dikit dikit memurnikan

    padahal ilmunya cuma dapat diblog, majalah buku, terjemahan lagi, llucunya kadang salah terjemah.

    wahabi capek dech………………

  13. rodi said

    wahabi kerjaanya mengobok-obok karya org lain…perlu dibubarkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: