Mereka Bicara Salafy n Wahabi

nGumpulin Tulisan Menyorot Salafy Wahabi

NU Kecewa Penulisnya Tak Hadiri Debat Terbuka

Ditulis oleh bicarasalafy di/pada Maret 20, 2008

SOAL BUKU “MANTAN KIAI NU MENGGUGAT”
NU Kecewa Penulisnya Tak Hadiri Debat Terbuka
Kamis, 13 Maret 2008 17:06

Sumber: NU Online

Surabaya, NU Online
Debat terbuka terkait buku Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik yang digelar di ruang Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/3) kemarin, berlangsung seru. Namun, pihak Nahdlatul Ulama (NU) Jatim mengaku kecewa karena H Mahrus Ali—penulis buku kontroversial itu—benar-benar tak hadir.

Kekecewaan tersebut dinyatakan KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua Tim Lembaga Bahsul Masail Pengurus Cabang NU Jember, yang juga penggagas debat terbuka itu. Menurutnya, semula pihaknya tak berminat menanggapi persoalan-persoalan khilafiyah (perbedaan pendapat) sebagaimana tertulis dalam buku karya Mahrus Ali.

Selama ini, lanjutnya, kontroversi persoalan serupa yang kerap menyudutkan praktik keagamaan NU itu tak pernah diselesaikan dengan baik. ”Persoalan khilafiyah, dianggap sepele. Namun, karena banyaknya keinginan dari warga untuk mencari kejelasan, akhirnya kami mau menuruti mereka,” ungkapnya.

Tetapi, ia mengaku benar-benar kecewa lantaran penulisnya tak hadir dengan alasan yang tak jelas. Apalagi, sambungnya, KH Muammal Hamidy (penulis kata pengantar pada buku itu) yang hadir pada debat terbuka tersebut tak menguasai masalah.

”Kita ini ingin bicara baik-baik, tidak ingin main keras-kerasan. Kalau mau keras, tidak usah orang Jember yang datang, orang Waru saja sudah cukup membereskan,” tutur KH Abdullah yang juga Ketua Tim Penulis buku Membongkar Kebohongan Buku: Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik.

Sejak awal, pihak penyelenggara mengharapkan Mahrus Ali dan La Tasyuk! Press (penerbit buku tersebut) dapat hadir. Pasalnya, kedua orang itu dinilai paling bertanggung jawab atas terbitnya buku yang banyak menyinggung warga NU tersebut.

”Seharusnya memang H Mahrus selaku penulis dan La Tasyuk! Press selaku penerbit yang datang, tapi mereka malah bersembunyi,” kata Makruf Asrori, Wakil Ketua Lajnah Ta’lif wan Nasyr NU Jatim yang juga hadir dalam acara itu.

Mahrus Ali sempat menyatakan siap menghadiri undangan debat terbuka itu. Namun, dengan alasan keamanan, ia meminta dikawal aparat kepolisian. Ia juga minta dikawal polisi sebanyak dua truk dari kediamannya hingga tempat acara dan selama debat itu berlangsung. Tak hanya itu. Mahrus juga meminta uang jaminan sebanyak Rp 3 miliar.

Pada acara yang diikuti sekira 500 peserta itu, hadir sejumlah pejabat teras Pengurus Wilayah NU Jatim, di antaranya, KH Agus Ali Masyhuri (Wakil Rais) dan KH Abdurrahman Navis (Wakil Katib) serta beberapa petinggi IAIN Sunan Ampel: Ridwan Nashir (Rektor) dan Ahmad Zahro (Direktur Pascasarjana). (sbh/rif)

25 Tanggapan ke “NU Kecewa Penulisnya Tak Hadiri Debat Terbuka”

  1. Anti Takfir berkata

    Sejak semula saya sudah menduga bahwa saudara Mahrus Ali yang mengaku “Mantan Kyai NU” itu hanya sekedar “boneka” Wahhabi yang bekerja untuk kepentingan mereka…. dia bukan apa-apa dibading para ulama Ahlusunnah (NU) dalam pengusaan materi agama! Saya telah baca buku Manta Kyai NU… itu, ternyata, persis yang saya duga sebelumnya bahwa kaum Wahhabi, seperti juga para ulama dan panutan mereka, hanya pandai berkata-kata kasar, pedas, menghina, menvonis sesat, bid’ah dan syirik…. tidak punya sopan santun dan kata-kata santun… di samping dalil-dalil yang diangkatnya juga ndak nyambung!

    Kami kenal persis siapa Mahrus Ali itu?
    Dia itu mantan “TUKANG FOTO KELILINGAN DI ARAB SAUDI” demi Allah, kalau anda-anda tidak percaya tanyakan aja langsung kepada beliau…. tapi saya tidak melihatnya pekerjaan itu hina… tapi anehnya, sepulang dari sana, dari negeri kaum wahabi itu, ia mendadak ngaku jadi Kyai NU dan lantas (tentunya belum masuk) sudah ngaku keluar dari NU!!! Aneh kan?!

    Ikhtisar kalimah, buku itu dan orang itu hanya mencari sensasi dan sekaligus belas kasih orang-orang Arab Irsyadiyyin (yang nota bene sangat anti Ahlusunnah, khususnya NU dan Para Habaib)… kerenanya, buku Mahrus Ali ditujukan secara khusus menyerang tanpa batas NU dan ajaran Para Habaib!!!

    Selamat atas para Kyai NU yang menyempatkan waktunya untuk menanggapi tulisan-tulisan murahan kaum Wahhabi! Teruskan perjuangan Kalian dalam jalan ini. sebab telah banyak santri dan sebagian kyai yang mulai kehilangan arah dan peta perjuangan dengan merangkul wahhabi!

    Wahai teman-teman NU waspadai Wahhabibisme, itu musuh kalian sesungguhnya! bukan selainnya, sebab mereka rajin menjalankan program musuh-musuh agama dalam pemecah belahan umat dengan slogan pemurnian tauhid.
    Habaib adalah teman kalian…. Syi’ah adalah sejalan dengan kalian….
    kaum Shufiyah adalah teman kalian!!!!
    yang anti habaib, anti shufiyah anti tabarruk, ziarah makam Nabi Muhammad saw, keluarga dan sahabatnya adalah musuh kalian!!!

    yang anti maulud dan peringatan hari-hari Islam adalah musuh kalian!!!

  2. Annang berkata

    “Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar.” (QS An-Nur:11)

    Ayat tersebut adalah ayat yang menentramkan hati di kala kita melihat banyaknya fitnah yang sering membuat kita heran dan bertanya “kok ada ya orang kaya gitu…tujuan mereka apa sih…?”
    Masih belum lepas dari ingatan kita belum lama ini ada juga fatwa yang mengatasnamakan ulama NU Jombang yang ternyata palsu (masyaallah…bikin emosi aja, ulama di bawa-bawa bwat menyebar kebohongan)

    Berita selengkapnya :

    Ketua MUI Serang Minta Maaf kepada Kaum Nahdliyin
    Sabtu, 26 Januari 2008 15:09

    Ketua MUI Serang KH A Syafe’i AN meminta maaf
    kepada kaum Nahdliyin (sebutan warga NU) khususnya
    di Kabupaten Serang dan Provinsi Banten atas surat
    edaran MUI Serang No 122/MUI-Srg/ XI/2007 tanggal 21
    November 2007 mengenai fatwa yang mengatasnamakan
    ulama NU Jombang yang ternyata itu fatwa palsu.

    “Saya memohon maaf atas keteledoran dan
    kecerobohan menyebarluaskan surat edaran itu,
    sehingga membuat resah umat islam terutama kalangan
    Nahdlatul Ulama,” kata KH Syafei, AN kepada sejumlah
    wartawan dan beberapa pengurus NU Kota Serang di
    Kator MUI Kabupaten Serang, Jum’at (25/1).

    KH Syafei menjelaskan, sekitar bulan November 2007
    ia memperoleh surat edaran fatwa ulama NU Jombang
    dalam berbagai ibadah dan amalan dari salah seorang
    pengurus MUI Kabupaten Serang yang didapatnya dari
    sebuah buletin.

    Selanjutnya surat edaran fatwa yang
    mengatasnamakan ulama NU Jombang dan belakangan
    diketahui palsu itu disebarluaskan melalui surat
    edaran MUI Kabupaten Serang.

    Akibatnya, berbagai kalangan jemaah pengajian
    terutama dikalangan warga NU sebagaimana dikatakan
    Ketua Pengurus Cabang NU Kota Serang, Matin
    Syarkowi, resah dengan adanya selebaran tersebut
    serta mempertanyakan kebenarannya.

    Sehingga, beberapa pengurus organisasi NU dan
    organisasi dibawah NU meminta Ketua MUI Serang
    menarik kembali edaran tersebut dan meminta maaf.

    Selain itu, surat permintaan agar Ketua MUI Serang
    menarik surat edaran yang disebarkan sejak tanggal
    21 November 2007 dan permintaan maaf itu, juga
    datang dari Pengurus Wilayah NU Provinsi Banten yang
    ditandatangani Ketua Syuriah Pengurus Wilayah NU
    Provinsi Banten H. Ahmad Syatibi.

    Surat edaran fatwa mengenai berbagai larangan
    dalam hal sholat seperti larangan membaca usholi
    dalam shalat dengan suara keras, tahlilan, doa qunut
    dan berbagai kegiatan ibadah lain yang umumnya biasa
    dilakukan terutama dikalangan warga NU, menurut
    Matin Syarkowi, merupakan fatwa palsu yang
    mengatasnamakan Ulama dan Kyai NU Jombang.

    Sebab, kata dia, fatwa yang pernah beredar pada
    tahun 2003 itu, sudah diklarifikasi oleh PBNU kepada
    ulama-ulama NU Jombang yang tercantum dalam
    selebaran tersebut dan ulama dan kyai tersebut
    mengaku tidak pernah mengeluarkan fatwa itu.

    Bahkan, beberapa diantara ulama dan kyai yang
    tercantum dalam edaran itu sudah banyak yang
    meninggal dunia jauh sebelum fatwa itu dikeluarkan.

    “Surat edaran fatwa itu palsu dan tidak jelas
    sumbernya, saya kira tujuannya ingin memojokan NU
    dan memecah belah umat Islam,” kata Matin Syarkowi.
    (ant/dar)

  3. mbhozrot berkata

    assalamu’alaikum wr wb…

    alhamdulillah ada pencerahan.
    btw mohon maap kalau saya agak sedikit berbeda dalam masalah ‘konflik’ ini…
    mohon maap juga ada baiknya kita bisa memandang segala sesuatu dengan jernih,,,
    mohon maap kepada antitakfir….
    sesungguhnya apa yang saudara minta untuk lebih menggandeng syiah daripada wahabi adalah sesuatu perkataan yang perlu kita renungkan kembali…

    masalahnya sejauh manakan perbedaan syiah- NU dan wahabi NU?…
    laa haula walaa quwwata kalau saya disuruh memilih demi Allah saya lebih memilih merangkul wahabi daripada syiah yang mencaci para shahabat dst…

    karena tidak semua yg tertuduh wahabi adalah senegatif yang disangka…
    banyak diantara mereka yang bersikap tawaquf dalam hal khilafiyah dan tidak mudah menuduh bid’ah kafir kepada golongan NU….
    saya punya bukti tetangga saya almarhum ketua cabang Muhammadiyah di daerah sangat menghormati dan toleran kepada warga NU dan mempersilahkan rumahnya ditempati buat tahlilan oleh keluarga dan warga…
    KH Ahmad Dahlan adalah sangat toleran kepada KH Hasyim As’ari bahkan mereka teman sekamar waktu nyantri di Semarang…
    salah seorang ustadz salafi di daerah saya ketika saya tanya kepada beliau tentang NU apakah merupakan ahlulbid’ah?
    beliau menjawab bahwa siapa saja yang sesuai dengan sunnah rasul adalah ahlussunnah tidak memandang organisasinya….NU adalah juga ahlussunnah dan kami (beliau ustadz salafi) tidak akan mudah mengecap bid;ah kafir kepada golongan lain…

    mengenai wahabi salafi yang lain yang mudah mengecap kafir dan bid;ah ya itu terserah mereka….

    mohon maap apabila ada khilaf…
    wallahu a’lam…

  4. arowelitenggara berkata

    Bismillahirahmanirahim
    salam warahmatullah

    Buat Saudaraku Mbhozrot

    maaf…
    tapi kini anda sudah dapat membedakan siapa yang sebenarnya menjadi dalang perpecahan umat. masalah anda mengkait2kan syiah dengan wahaby adalah salah satu bentuk intimidasi anda terhadap syiah, dan merupakan babak pertama untuk memperlebar dikotomi sunnah syiah..agama ini sudah baik dengan segala perbedaan serta penafsiran, tetapi akan menjadi salah bila anda mempertajam bentuk konflik yang dari dulu gak pernah selesai. Jangan lagi kefanatikan mazhab mengahancurkan indonesia ini, dengan mengusung ukhuwah islamiyah mari kita bersama2 untuk menegakan syariah ilahiah,

    Wassalam

  5. abuabu berkata

    SEKALI LAGI MAS…SEJAK KAPAN NAHDATUL ULAMA ITU SEBAGAI AHLUSSUNNAH???????????????????????? MIMPI KALI YEE

  6. mbhozrot berkata

    Assalamu’alaikum wr wb

    mas abuabu…

    mohon maap semoga anda tidak membid’ahkan golongan lain yang berbeda pemahaman dengan anda..konflik antar umat Islam antara wahabi salafi VS NU Syafiiyah adalah berawal dari statement2 bid’ah kepada golongan NU syafi’iyah padahal belum tentu setiap perbuatan yang dilakukan adalah bid’ah….

    mas arowlitenggara

    kalau syiah yang anda maksud adalah syiah mufaddhillah atau syiah zaidiyah, memang ahlussunnah tidak memusuhi mereka sebagaimana mereka zaidiyah tidak memusuhi sunni, tetapi kalau syiah yang dimaksud adalah syiah rafidhah dansyiah imamiah itsna asyariayah ya mohon maap aqidahnya sangat berbeda dengan kaum muslimin bahkan sangat berbeda dengan syiah zaidiyah sendiri…
    sebagaimana para imam ahlussunnah seperti Imam Malik, Imam Syafi’i dan para ulama muktabar juga mengingatkan akan bahaya mereka….
    sekedar contoh aja bagaimana kita mau berkompromi kepada syiah radidhah yang menuhankan Ali bin Abi Thalib ra yang notabene mereka sendiri akhirnya dibakar oleh beliau di parit2 pintu Madinah, ya karena kesesatan mereka….

    mohon maaf apabila ada yg tidak berkenan

    wallahu a’lam

  7. bambang hermanto berkata

    NU telah membuat kabur makna ahlussunnnah terutama pada pengikutnya. Doktrin yang diberikan NU tentang ahlussunnah jauh melenceng dari pendapat ulama salaf. NU yang getol menyuarakan bahwa pengikut asyariyah adalah ahlussunnah salah.
    Masak pengikut NU yang suka minta barokah kekuburan dikatakan ahlussunnah?
    Masak pengikut NU yang suka dengan benda-benda mistik,jimat-jimat dan mantera-mantera yang tidak ada tuntunannya dikatakan ahlussunnah???
    Masak pengikut NU yang suka ngaji dikuburan dikatakan ahlussunnah?
    Masak pengikut NU yang selalu mendewakan para kiyainya dikatakan ahlussunnah?
    Masak..masak..masak yang lain juga banyak lho…
    JADI YANG TEPAT DIKATAKAN AHLUSSUNNAH ITU YA PENGIKUT WAHABI/SALAFI yang anti Syirik dan Bid’ah.

  8. Along berkata

    Bubarkan wahabiah tangkap pimpinan pusatnya! Spt apa yg telah dilakukan Malaysia!!

  9. ALI MALIK AL GADRI berkata

    YAYASAN
    ALLOH INGSUN NANANG HARIADI PIRSO
    (Y A I N H P)

    xxxxxxxxxxxxxxxxx
    xxxxxxxxxxxxxxxxxx

    ________________________
    -Bicara Salafy-

    Salam,
    Mas tolong jangan copy-paste disini apalagi yang panjang seperti itu.
    sebaiknya anda komentari tulisan diatas bukan copy-paste apalagi yang tidak berhubungan dengan komentar diatas.
    ma’af copy-paste anda tidak dapat kami tampilkan.

  10. abdurrahim berkata

    niat korban diri harta dan massa di jalan allah untuk perbaiki niat, diri dan amal insyaallah mudah2an allah perbaiki iman, muamalah, muasyarah dan ahklak kita.

  11. Husein berkata

    WAHABI TIDAK AKAN PERNAH PUAS DALAM MELANCARKAN FITNAH DAN PERPECAHAN UMMAT KARENA ITU WATAK DASAR MEREKA SEBAGAIMANA TERTULIS DALAM BUKU “MANTAN KIAI NU MENGGUGAT TAHLILAN,DZIKIR DAN LAIN-LAIN PADA BAB PENDAHULUAN MAHRUS ALI MENULIS BAGAIMANA PADA AWALNYA NABIALLAH IBRAHIM A.S SESAT BERDASARKAN AYAT AL-QUR’AN KEMUDIAN TIDAK PUAS DENGAN ITU MAHRUS ALI PUN MENJELASKAN PADA AWALNYA RASULULLAH SAAW PUN SESAT BERDASARKAN AYAT AL-QURAN NAUDZUBILLAHI MINDZALIK SEBEGITU KEJINYA TUDUHAN MAHRUS ALI KEPADA NABI IBRAHIM A.S DAN RASULULLAH SAAW LANTAS APAKAH KITA AKAN TERUS MEMBIARKAN MEREKA MEMBAJAK ISLAM, MELECEHKAN NABI,DAN MENGHASUT ORANG-ORANG AWAM????????????

  12. alex berkata

    satu hal yg jelas , para kiyai nu , kabarnya suka membekali ilmukebal utk banser ketika mau demo di jakarta , dan mempraktekan jalan diatas air di kolam air mancur HI. Apakah ini ilmu dari ajaran islam apa dari setan ? satu lagi .soal tawasul ke makam mbah ini mbah itu , habib ini habib itu bermalam2 nginap di kuburan dari serang hingga madura , rombongan bus pariwisata. tentu nya minta ini itu dengan sang ahli kubur . apakah ini benar ajaran islam? dan kebetulan cara cara ini sangat klop dengan praktek 2 habaib. hususnya di kuburan sakti itu

  13. alex berkata

    padahal nabipun berdarah saat di lempar batu di taif. dan saat kena sabetan pedang di beberapa peperangan. para nabi2 yg terdahulupun tidak ada yg punya ilmu kebal. eh para kyai nu dan banser tidak mempan di bacok . kalau gitu lebih sakti dong dari para nabi. skrg di jakarta sedang trend pasang umbul2 -baleho gambar habib sedang berdoa,di pasang sepanjang jalan.dan papan reklame seukuran iklan rokok jarumsuper./sampurna mild-gambar habib sdg do,a .belum lagi pengikut pengajiannyha semacam nurul mustofa/majlis rosululloh,.ketika pulang dengan ribuan motor /mobildan berseragam dengan tulisan majlis2 itu , berkonvoi yaah beda tipis dengan jack mania saat pulang dari lebak bulus , belum lagi waktu sang habibnya datang di depan kalibata , langsung di sambut dengan petasan/jangoe spt malam tahun baru.(yg menunjukkan sang habib sudah datang) yaah sy awm kurang ngerti apakah begini cara majlis rosululloh waktu dulu di mekkah sana? mohon penjelasan

  14. M. Bey berkata

    Membaca semua debat di blog ini yang penuh dengan fitnah saya kok merasa seperti mimpi hidup pada jaman jahiliyah. Pesan saya kepada penerbit blog ini:
    1. Jika antum merasa marah dengan sekte kaum wahabi (menurut istilah antum)yang selalu mengkafirkan dan membid’ahkan maka sampaikan bantahan2 antum memakai dalil2 dan hujjah yamg kuat berdasarkan Al Qur’an dan Assunah dengan sendirinya tuduhan mereka akan terpental dengan sendirinya jangan antum mengembalikan fitnah dengan fitnah mau dibawa kemana umat ini.
    2. Kebencian anda kepada kaum wahabi dengan mengatakan sebagai sekte sesat saya tidak dapat mengerti bagaimana antum bermakmum waktu bersholat di masjidil Haram dan Masjid Nabawi kan muslimin mafhum betul imam2 disana adalah dari sekte yang antum sebut.
    3. Tentu kita sepakat sebagai ahlusunnah jika ingin menyebarkan kebenaran maka sampaikan kebenaran itu dengan dalil2 dan hujjah yang haq dari Allh SWT dan RosulNya.
    4. Saya selaku muslim merasa sedih bila membaca isi blog ini saran saya sudahilah menggunakan bahasa2 yang menyinggung da menyakiti kelompok2 lain yang berbeda dengan kita, kecuali memang antum mempunyai tujuan memecah belah ummat.

    ______________
    -bicarasalafy-

    Biasa pembela sekte ini jika dikritisi mereka menyebut fitnah dan tanpa dalil. saya persilahkan anda membantah tulisan di blog ini dengan dalil2 anda biar pembaca menilainya.

    untuk mas M. Bey jika ingin tahu lebih banyak bukti-bukti pengkafiran dan pensesatan tokoh sekte ini kami persilahkan anda membaca buku M. Abdul Wahab Kasyfu Syubuhat dan baca di blog ini bantahan atas buku tersebut yang berseri, selanjutnya kami persilahkan pembelaan anda dengan disertakan dalil2nya.

    KITAB KASYFU ASY-SYUBUHAT DOKTRIN TAKFIR WAHHABI PALING GANAS

    Soal memecah belah umat, maka wahabi adalah biangnya, bukankah mereka yang menyesatkan, mensyirikkan bahkan mengkafirkan umat islam yang muwahhidin? ! liahat saja blog2 pengikut sekte ini.

  15. boytoock berkata

    **********************
    _______________
    -bicarasalafy-

    Ma’af sdr. boy blog ini tidak menerima Co-pas !!
    untuk copas mengcopas silahkan tempel aja di blog wahabi/salafy
    trims !

  16. dodol berkata

    dengan membaca blok ini,dan blok2 lain yang menghujat wahabi/shehul islam ibnu taimiah/bin baz/sheh albani , sekarang kita lebih tahu, siapa dalang2 yg sangat getol menghujat menfitnah orang 2 alim diatas , oke mari kita berpikir dengan kepala jernih sejenak
    1, para alim ulama wahabi diatas berjuang membersihkan tahayul ./hurafat/bid,ah /shirik di dalam amalan agama islam , spt minta2 barokah dikuburan wali/habaib yg dikeramatkan , memakai isim2(ayat2kur,an yg ditulis dicarik kertas dengan kode2 spt kode togel)lalu di lipat dan ditaruh disaku/dompet dll sebagai JIMAT – tolak bala ( sama dengan jimat dari dukun )
    2.sekarang cobalah berpikir lebih kritis dengan hati nurani yg jujur mana yg benar? kemudian pikirkan kembali MENGAPA MEREKA BEGITU MARAH /BENCI DAN MENGHUJAT /MENFITNAH ULAMA 2 MULIA DIATAS.Lalu ambillah kesimpulan : siapa yang sebenarnya AHLUSUNNAH ? Dan bagi yg mengaku2 pengikut imam shafi,ie sy mau tanya : apakah imam shafi,ie dalam kitabnya AL,UM mangajarkan sederet tahayul/hurafat dan bid,ah sebagaimana yg biasa mereka praktekkan dikampung 2 hususnya?

    _______________
    -bicarasalafy-

    tidak ada orang yang marah dengan wahhabi salafy itu, mereka bebas berpendapat dan itu haq haq mereka…. yang kita tentang adalah doktrin takfiri dan pensesatan mereka kepada umat Muhammad. jangan jadikan pemikiran wahaby atau salafy adalah murni ajaran Rasulullah saw.

    jika anda ingin berdiskusi bantah saja artikel di blog ini… biar pembaca yang membuktikan apa hujjah wahabi dalam pengkafirian dan pensyirikan umat Muhammad saw benar atau salah !!

    jika wahabi dan salafy seenak udelnya memfitnah, mengkafirkan dan mensyirikkan orang, maka anda harus menerima keberadaan blog ini yang melucuti fitnah dan tuduhan2 palsu wahabi/salafy terhadap muwahhidin !!

  17. indra berkata

    oh ya , saya paham , kenapa anda 2 ini begitu geton menfitnah dan menghujat wahabi tanpa dalil dan hujah yang bisa dipertanggung jawabkan , anda anda ini hanya ambil dalil sekenanya dari hadist2 yg tidak jelas rawinya dan kemungkinan besar telah di modifikasi – demi kepentingan anda.
    saya paham : anda 2 ini berusaha keras agar kedok anda tidak terbuka,
    saya mau tanya , tolong dijawab dengan benar :
    1. kenapa anda begitu getol menghujat/menfitnah wahabi, tapi giliran dengan kaum shi,ah dan gebyar shi,ah disini , anda tenang tenang saja.
    2. anda2 yg menclaim ahlusunnah; apakah giliran ziarah/taabaruk dikuburan yg dikeramatka- jual isim isim ( setara jimat dari dukun) -pemujaan pada golong tertentu yang katanya keturunan rosul dll anda anggab sebagai amalan salafusoleh dari ahlusunnah
    bicara pake otak mas jangan pake dengkul

    ________________
    bicara salafy

    kalo anda ahli hujjah dan dalil, maka buktikan dengan membantah artikel2 blog ini.
    kalo asal asbun semua orang juga bisa.

  18. trisna berkata

    Perbedaan antara AKAL – KALBU – NAFSU sungguh sangat tipis.cuma untuk mendeteksinya mudah saja..
    AKAL lebih cenderung menggunakan timbangan logika.Padahal,logika jangkauannya sebatas yang ada pada panca indera.Sedangkan kebenaran panca indera tergantung dari bukti2 empiris(data & pengalaman).Hasilnya,kebenaran yg diperoleh adalah relatif dan nisbi,tidak baku.
    NAFSU lebih cenderung kepada kejelekan dan kerusakan.Maka muaranya adalah bermunculan kata2 kotor,fitnah,saling menyalahkan,dan perpecahan.
    Sabda Rasulullah SAW:
    3 hal yang merusak adalah kikir yang ditaati,hawa(nafsu) yang di ikuti,dan merasa diri paling hebat(i’jabul mar’i binafsihi)
    So,berhati-hatilah dalam menulis,bicara dan berkomentar..bisa jadi disana nafsu ikut mendompleng.akibatnya,tau sendiri khan..
    KALBU lebih cenderung kepada kebenaran sejati.
    Sabda Rasulullah SAW:
    istafti qolbaka
    “Mintalah fatwa kepada KALBU mu”
    Kesimpulannya, setelah kita sama2 menyaksikan dan mengikuti perdebatan pada forum ini,marilah sekarang kita sama2 instrospeksi diri..dan tanyakan pada KALBU (nurani) masing2, apakah memang solusi seputar perbedaan paham dan pendapat dapat selesai dengan cara seperti ini (saling hujat,saling mengkufurkan,saling menyalahkan dst),atau malah hal tersebut semakin memperkeruh suasana dan memperlebar jarak tali silaturahmi kita?
    Dengan segala kerendahan hati, ketulusan dan dari nurani yang paling dalam, saya mengajak rekan2 semua untuk bersama2 membaca istighfar..astaghfirullah al-adziim..
    YA ALLAH, AMPUNILAH SEGALA DOSAKU YANG DISEBABKAN KHILAF,SALAH,DAN KESOMBONGAN YANG ADA DALAM DIRIKU..SEHINGGA MEMBUAT AKU MENJADI ORANG YANG MERASA PALING BENAR DAN PALING HEBAT..
    Sebelum dan sesudahnya, saya mohon maaf bila seandainya tulisan saya ini membuat sebagian rekan2 ada yang merasa terganggu dan kesal..sekali lagi,hal ini semata2 didorong atas firman Allah SWT:

    Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali(agama) Allah,dan janganlah kamu bercerai berai,dan ingatlah nikmat Allah kpdmu ketika kamu dahulu(masa jahiliah) bermusuh-musuhan,maka Allah menjinakkan antara KALBU-KALBU mu..dst (Ali Imran: 3/103)

    Jadi kuncinya,perbanyaklah kita membersihkan KALBU kita,sehingga pada akhirnya nanti, Allah jualah yang akan memberikan petunjuk kepada jalan yang sebenarnya,yaitu jalan yang di ridhai oleh-NYA.

  19. lucu berkata

    AKU AKAN MENANGGAPI SOAL ORANG-ORANG KE KUBURAN

    Orang ke kuburan itu macam-macam tujuannya
    1.1. ada ingin menghindar utang
    1.2. ada yang bosen diomelin istri yang pengin punya tv segede layar tancep punya tetangga sebelah
    1.3. ada yang jenuh membaca tulisan-tulisan kayak tuliusan ini “MEREKA BICARA WAHHABI SALAFI AND SOON AND SOON AND SOON TERMASUK SAYA. KENAPA SAYA KE KUBURAN NANTI SYA TERANGKAN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    KENAPA JENUH ?????????
    Tidak adakah sikap dan sifat lain yang kalian (ya kamu wahai WAHABI, SALAFI, AHLI SUNNAH, SYIAH and soon and soon) MILIKI, hanya energi bertangkar, bertengkar dan bertengkar (KALIAN BIKIN KEMASAN BAGUS “DISKUSI”)
    Coba kalian renungkan, tidakkah energi yang kalian miliki dapat kalian salurkan untuk hal yang lebih positif (pertengkaran berebut benarnya sendiri TIDAKLAH POSITIF) lagi.
    LIHAT betapa banyak saudaramu kaum fakir miskin, yang menunggu uluran tanganmu (peserta antri blt mungkin, antri zakat di pasuruan mungkin, mereka berada di lampu-lampu merah perempatan jalan, di lorong-lorong setapak ke masjid, jembatan-jembatan penyebrangan, mereka yang tak pernah ditengok oleh para dermawan (karena mereka tidak berada di panti-panti asuhan)
    Jangankan sholat, ngaji, and soon and soon, makan aja sangat teratur (maksudnya sehari makan sekali, dan tiga hari ngak makan, teratur sekali bukan????).

    WAHAI SAUDARA-SAUDARAKU WONG ISLAM KABEH !!!!! (Aku nggak mau sebut wahabi, salafi, syiah, ahlul sunnah) SEMUA WONG ISLAM….. (TITIKNYA BANYAK)

    AYO DARIPADA KALIAN BERTENGKAR, AYO SISIHKAN SEBAGIAN TENAGA DAN HARTAMU UNTUK saudaramu kaum fakir miskin. NGGAK USAH JAUH-JAUH, CUKUP DISEKITARMU DULU ………..DAN YANG PENTING HENTIKAN PERTENGKARAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!! OKE OKE OKE

    HARUSKAH ENGKAU DIDAHULUI OLEH “ORANG LAIN” ????????

    (Pengalaman menunjukkan, kalau “orang lain ” yang datang ngasih santunan, kalain cuma bisa marah-marah). NAH pegimane supaye ente kagak keduluan entu orang ????????????

    SAYA YAKIN BANYAK SAUDARA-SAUDARAKU YANG BERHARTA !!!!!!!!!!!!!!!!!!

    TENTANG KENAPA SAYA KALU JENUH KE KUBURAN ????????????

    disana kutemui keheningan, dan mengingatkan selalu akan hari kematian

    aku nggak minta ke kuburan lho ??????????????

    NAH SAUDARA-SAUDARAKU WONG ISLAM KABEH BAE LHA, CAMKAN INI !!!!!!!!!!!!!!!!!

  20. Wong tegal berkata

    aduh semangkin bingung ……
    mana yang bener sich ……… susah juga dimengerti ternyata banyak cabang dan sempalannya juga …

  21. armand berkata

    @Indra

    Kenapa aswaja (NU) lbh mudah berdampingan dgn Syi’ah? Yah karena;
    (1) Kecintaan mereka kepada Nabi Muhammad saw dan ahlulbaitnya adalah kecintaan murni tdk palsu.
    (2) Sama-sama mengagungkan kemuliaan Nabi Muhammad saw melalui syiar Maulid
    (3) Sama-sama memuliakan para wali Allah baik yg msh hidup maupun yg sdh meninggal
    (4) Sama-sama doyan memperingati kelahiran/kematian manusia-manusia suci dan saleh.
    (5) Sama-sama doyan tabarruk
    (6) Sama-sama doyan ziarah kubur dan berdo’a di sana
    (7) Sama-sama meyakini bahwa tawassul tdk mengenal mati dan hidupnya orang yang saleh, apalagi Rasulullah saw.
    (8) Sama-sama tdk mengkafirkan dan membid’ahkan
    (9) Sama-sama ga suka penghancuran kuburan dan tempat-tempat bersejarah Islam
    (10)Sama-sama ga suka dg Ibnu Taimiyyah
    (11)Sama-sama gemes dg Al-Albani
    (12)Sama-sama ga sombong dan takabbur
    (13)Sama-sama berakal dan tdk mengikuti hawa nafsu

    Wah, apalagi?

    Nah, kalau anda ingin dianggap Syia’h atau Aswaja, maka suka-ga suka sebaiknya ngikut syiah atau NU

    Salam

  22. elfan berkata

    Saya kira, Mahrus Ali tak perlu didebat, tapi mungkin perlu direnungkan isi dan kebenaran buku beliau, jika tak sesuai dengan ajaran Islam kita buang, tapi jika sesuai dengan ajaran Islam, ya kita amalkan saja. Dan, lebih baik jika kita buat buku tandingan yang isinya bisa mengalahkan argumen atau dalil Mahrus Ali dalam buku-bukunya tersebut. Contoh, sebagai santri atau ulama, ya coba menanggapinya lebih dewasa, tidak carut marut dsb. karena masalah yang dibuatnya menyangkut masalah ketauhidan agama kita, Islam.

  23. cah mlarat berkata

    istighfar kabeh………………….. la wong podo2 islam e kok seneng elek2 wong islam liyo wah kowe sing wahabi mbokyo kapan wani ojo cuman nulis nulis lan nulis ayo diskusi gae dalil qur’an ato hadits tapi sing shohih ojo asal hadits gae dalil la wong hadits dhoif gae dalil ayo wani ra …. wong pinter iku apik tapi yen keminter akhire keblinger………………..

  24. uuu berkata

    to:bicara salafy

    gmn tanggapannya dgn ilmu kebalnya kyai2 NU,minta2 ke kuburan dan sebagai nya spt diatas…boleh tdk? hujjahnya mana!!!!!

  25. jaenuri berkata

    kulo ngucapno astahgfirullah , mugi-mugi kelepatan kito sedoyo di ampuni Allah SWT, mohon jangan saling menghujat di media , malu di lihat oleh orang non muslim,kapan kita bisa maju kalo seperti ini diantara kita orang islam, orang lain sudah sampai ke bulan kita masih saliang menghujat, sebenarnya inilah yang di harapkan oleh musuh-musuh islam agar umat islam tidakbisa bersatu.
    segeralah dinginkan hati masing-masing , ucapkan dalam hati setulusnya Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah, selamat berdzikir.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>